0

Ayat Ayat Cinta

Posted by Nhae Gerhana on 8:37 AM in ,
Bismillahirahmanirrahim..

Kali ini, mau sedikit curhat, tentang ayat-ayat cinta.. hehehe.. Bukan film yaaa =P.

Cuma pengen sharing salah satu ayat yang paling saya suka. Tentu saja, semua ayat dalam al-quran sangat indah, bahkan meskipun kita hanya mendengar tanpa tau artinya bisa membuat dada bergetar. Karena itulah ciri-ciri manusia yang beriman.
Bergetar hatinya, ketika mendengar ayat-ayatNYA dibacakan.

Ayat ini, saya temukan ketika rajin mengikuti kajian pada masa-masa hijrah..Ehmmmm.. 2012 😆 =)

Yapss..
Surat At - Taubah ayat 105. 
Dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan."

Kalimat yang membuat mudah  mengingatnya sih gini, "Bekerjalah...Karena Allah yang akan melihat pekerjaanmu."

Rasanya langsung klik dan meleleh aja gitu dengernya. Mungkin karena saya waktu itu memang hanya fokus sama kerja, lalu kuliah di waktu malam.. 💪

Yess..pergi pagi pulang malam setiap hari. Giliran weekend gak pernah di rumah, karena kerjaan di dunia radio yang sering ada event setiap hari sabtu dan minggu.

Saya suka melakukan segala sesuatu sebaik mungkin. Semaksimal mungkin ingin total dalam bekerja. (eciyeee bukan pencitraan ya..hahaha).. 

Bukan karena ingin dipuji manusia-manusia yang ada di sekitar saya. Entah itu Bos, rekan kerja, atau siapapun. Hanya ingin Allah ridha. Karena jika kita berusaha sebaik mungkin YAKINLAH Allah akan menggantinya, dan memberikan kita yang terbaik juga.

Dan ayat ini menambah semangat dan niat saya bekerja hanya untuk mencari Ridha Allah. Kenapa? 
Yaa karena Allah yang akan melihat pekerjaan kita tadi.. setujuu pemirsaaah? Hehe.. 😊

Bukan karena ingin terlihat baik di depan manusia..Cari perhatian manusia..Hmmm untuk apa??

Tapi ingin terlihat baik di mata yang Maha Menciptakan Manusia. Ingin cari perhatian BIG BOSnya langsung..Allah SWT..

Dengan menggenggam ayat ini, menanamkannya pada hati..  Rasanya, seberat apapun pekerjaan, sesulit apapun kondisi di lapangan, semua terasa ringan, dan Allah selalu mudahkan..

Betuuuulll.. Karena yakin ada Allah.. Allah yang selau ada di hati saya. Tsaaaaahhh..

Kalo lagi ngedumeeel sama kerjaan yang kayanya gak ada beresnya.. Dalam hati selalu menenangkan..

"Bekerjalah.. Karena Allah yang melihat pekerjaan kamu.."

Oiaaa.. Selain itu, ayat ini bagi saya mudah diingat dari angkanys.. QS 9:105

105 jadi salah satu frekuensi radio pertama yang pernah saya tapaki tahun 2009. Wuiih lama juga yaa..hehehe =P

Makin klik deh.. 

Allah Maha baikkk banget.. Kita bakal merasakan, ketika ikhlas melakukan sesuatu pekerjaan, atau berbuat baik hanya karena Allah. Allah langsung  memberi kita sesuatu yang baik juga. Itu yang saya rasakan. 

Sooooo.. ketika ada segelintir orang yang GAK menghargai kerja keras, jerih payah kita. Ahhhh woles.. Rasanya gak kecewa, gak sedih-sedih amat kok. Karena kita bekerja bukan buat dia, bukan buat mereka.

Tenaaang ada Allah..Itu saja.. Karena Allah Maha Mengetahui yang kita kerjakan. Selama kita udah Do The Best because Allah.. Krikil-krikil yang menghantam mah, gampang ditebas..hehe..

Pernah suatu ketika, bahkan sering sih kejadian waktu masih kerja di Bandung. Di beberapa tempat kerjaan yang berbeda..

Apa yang saya dapat kadang gak sesuai dengan kerja keras saya. Entah itu materi, atau hal lainnya. 
Mengeluh?? Ah pasrahkan pada Allah.. Dan Alhamdulillah Allah selalu ganti hal yang mengecewakan itu, dengan yang jauuuuh lebih baik.

Setelah pindah ke Ibukota. Dimana katanya lebih kejam dari kota kelahiran. Ayat itu masih melekat. Dan MashaAllah.. luar biasa efeknya. Ikhlas karena Allah jauh lebih indah.. 

Tanpa mengharap balasan dari manusia, justru Allah yang ngasih banyak kenikmatan yang tak terhingga dan tak terduga. I love You my Allah :*

Saya mah apa atuh, masih belajar ini juga. Maaf kalo Sook tau yaa.. Hanya ingin menularkan rasa adeem, bahagia yang luar biasa aja, dengan hal-hal yang udah Allah kasih ini. Begitu banyak nikmat Allah yang tak terhitung, yang udah saya dapat.
Lalu saya bisa apa??

Saya hanya bisa memperbaiki diri dalam taat. 
Memperbaiki hati yang pernah tersesat..
Memperbaiki waktu ibadah yang pernah terlewat
Memperbaiki tujuan hidup menjadi lebih dekat

Hanya kepada Allah..
Dan sebenernya masih banyak ayat favorit saya lainnya..

Kalo kamu suka ayat yang mana??
Iyaaa kamuuuuu..



---------- Ceuceumeo-------
@nhaegerhana




2

Pisang Ijo Kekinian Dari Kendari

Posted by Nhae Gerhana on 8:00 AM in
Kalo kalian ke Sulawesi Selatan, pasti udah gak heran dengan salah satu kuliner tradisionalnya yang syegeeer, berwarna hijau, dengan bahan utamanya pisang. Apakah itu??

Yaaapss pisang ijo. Di Kota Makassar Sulawesi Selatan, kita dengan mudah dapat menemukan pisang, berbalut adonan tepung dalam mangkuk. Naaah.. Ternyata pisang ijo bukan hanya kuliner tradisional yang ada di Sulawesi Selatan saja looh. Di Sulawesi Tenggara, pisang ijo juga menjadi kuliner yang tak bisa dilewatkan. Tepatnya di Kota Kendari. 

Ibu Kota Sulawesi Tenggara ini, sedang mengalami kemajuan di bidang kuliner. Berbagai olahan rumahan, cafe, sedang marak dan berkembang di Kota yang kaya akan hasil tambangnya. Untuk makanan, perpaduan kuliner tradisional dengan kemasan menarik menjadi pilihan. Salah satunya,si pisang ijo yang disulap lebih kekinian dari segi penampilan.

Pisang Ijo bermetamorfosis, tapi tidak meninggalkan cita rasanya. Namanya pun menjadi Pisang Ijo Rainbow. Kulliner yang digagas oleh Factory Cafe ini, tentu membuat rasa penasaran saya untuk mencobanya. 

Sebenarnya, dia masih dengan bahan dan teknik pengolahan yang sama, hanya saja penyajian menjadi daya tarik tersendiri.



Pisang yang digunakan adalah jenis pisang raja. Bahan untuk mebuat kulit pisang, adalah tepung beras, tepung terigu, garam, dan pewarna makanan.



Prosesnya pun mudah, bahan kulit diaduk sampai rata, lalu digulung sampai menjadi halus. Setelah terbentuk tipis, masukan pisang di atasnya. Lalu gulung dan tutup dengan adonan kulit tadi. 



Setelah itu, dikukus dalam balutan daun pisang.





Oia bahan untuk sausnya pun, masih dengan bahan yang sama. Tepung beras dan teung terigu. Bedanya haya memakai gula sebagai pemanis.



Naah pisang ijo rainbow,gak kalah intagramable bukan?







Tulisan untuk #1minggu1cerita
-------- Ceuceumeo  ----------------
@nhaegerhana


0

Secangkir Kopi Hitam

Posted by Nhae Gerhana on 7:28 AM in
Pagi ini.. aku menghampiri sepi
Meredam dari emosi yang berapi

Luka yang pernah menghantam
Kuredakan dengan secangkir kopi hitam

Jangan kau tanya kenapa..
Jika hanya jadi alasan untuk menyapa..

Ah ..
Ternyata rasa pahit kopi tak begitu pekat
Pahit yang kau tinggalkan lebih membuatku sekarat.

Sudahlah..

Jika kopi ini ibarat kehidupanku
Kuhadirkan gula sebagai rasa syukurku



Jakarta, 30 Agustus 2017
@nhaegerhana

#1minggu1cerita

1

Camilan Jengkol Khas Orang Banjar Kalimantan Selatan

Posted by Nhae Gerhana on 8:32 AM in ,

Siapa disini yang doyan jengkol???
Udah ngaku aja.. Gak perlu senyum-senyum malu-malu mau gituuu..hehehe.. =P

Aneka Jengkol

Cewe makan jengkol, udah bukan hal yang aneh dan bikin tengsin kok. Apalagi sekarang popularitas jengkol sudah makin hits di beberapa kota besar. Bahkan udah ada resto yang khusus menyediakan jengkol sebagai menu utamanya. Jengkol dibuat dengan aneka olahan sebagai teman makan siang bersama nasi.

Tapi, apa kabar kalo jengkol jadi camilan?? Jengkol dimakan tanpa nasi, dan jadi bekal camilan di kampus atau di kantor.
Hmmmmm..  Seriuuss ada??

Jawabannya ada doong..
What?? Gak kebayang ngemilnya jengkol.
Sedikit rasa tak percaya ketika Bang Jani, seorang teman yang tinggal di Banjarmasin bercerita tentang kedai jengkol fenomenal yang ada di Kota Banjarmasin.

Tepat bulan Oktober tahun lalu, kebetulan saya ada tugas di Kota Banjrmasin Kalimantan Selatan. Kali kedua saya menginjakan kaki di Kota seribu sungai ini. Kota yang punya banyak kuliner tradisional yang selalu membuat penasaran. Tak terkecuali jengkol khas Banjar.

Karena rasa penasaran, pagi itu saya bersama dua orang teman pergi menuju kedai Ibu Hj. Fatimah, yang ada di Jalan Dahlia 2 No. 48 Kecamatan Banjarmasin Barat.

Udara pagi yang masih segar, ditemani raja siang yang perlahan muncul dari kejauhan. Mobil Avanza hitam, bergerak meninggalkan hotel tempat kami menginap.

Sesampainya di tujuan, saya pun berkenalan dengan seorang Ibu dan putrinya yang sangat baik dan ramah. Yah beliaulah Ibu Hj. Fatimah. Ibu Fatimah mulai menceritakan dengan antusias bagaimana kedai ini bisa berdiri dan eksis sampai saat ini. 

Kedai jengkol yang sudah ada sejak tahun 1979 ini, awalnya dikelola oleh Ibunya. Dan saat ini, usaha tersebut diteruskan oleh generasi pertama, yaitu Ibu Hj. Fatimah sendiri. 



Setiap hari, jengkol  buatannya kerap kali laris manis dihajar pembeli. Pembeli tak hanya dari dalam kota saja loooh. Dari luar kota pun, setiap hari jumlahnya meluber. Warung yang sederhana ini, buka dari Pkl. 06.00 – sore hari.Bahkan siang hari pun, jengkol sudah habis tak bersisa.

Pembeli rela antri dari pagi, demi mendapatkan jengki favoritnya.
Ssstttttttt.. kebanyakan, yang mengantri adalah perempuan looh. Rata-rata mereka membeli sebelum berangkat ke kantor. Ada juga yang sengaja membeli borongan, kemudian mereka jual di luar Kota.

Pembeli borongan

Teeenaaang, jengkol yang dibuat Ibu Fatimah gak menyebabkan bau mulut kook. Itulah yang menjadi nilai plus jengkol khas Banjar yang satu ini.

Karena ada rahasia selama proses pembuatannya. Yaaps..Memerlukan waktu cukup lama sampai rasanya empuk, dan baunya hilang. Bahkan...Total prosesnya memakan waktu selama 20 jam. Waah cukup lama kaan??.

Ehmm.. saya kasih bocoran rahasianya yaaa.. Jadi begini..

Jengkol direndam sebelum dioalah selama 1 hari 1 malam. Setelah itu, direbus dengan air mendidih selama 3 jam. Proses perebusannya gak main-main. Karena dilakukan 2 kali. Itulah yang membuat teksturnya lembut.




Setelah direbus, jengkol dipipihkan dengan kayu supaya rasanya lebih lembuuut.  Jengkol  yang dipilih tentu yang bentuknya bagus. Jengkol yang tidak lulus seleksi, dimasak menjadi semur jengkol,  balado,  dan rendang. 



 
Memipihkan jengkol
Jengkol tidak sendirian. Karena ada pendamping dan pelengkapnya. Masyarakat Banjarmasin menyebutnya Lalaan.  Saos khas Banjar, yang terbuat dari santan.

Begini cara membuat santannya.
Santan dimasak sampai terpisah antara air dan lemaknya. Harus terus diaduk selama proses mengolahnya.  Supaya tidak gosong dan lebih cepat matang. Tunggu sampai minyaknya keluar. 

Memasak santan


Tampilannya seperti ini..


Jengkol khas Banjar
Lalaan dikenal juga dengan nama tahilala. Cocolan saat makan jengkol, yang rasanya gurih. Oiiiaaa... La’laan juga biasanya jadi teman kue petah. Kue khas Banjar, yang terbuat dari tepung beras dan kapur sirih. 

kue dan lalaan

Cita rasanya yang sedap, dan tanpa berbau inilah yang menjadi daya tarik konsumen. Dalam sehari, bisa menghabiskan 300 kg jengkol. Artinya, sebanyak 500 bungkus jengkol habis setiap hari. Wow.. 

Awalnya saya sedikit ragu saat mau mencobanya. Ternyata rasanya memang enaaaakk. Pantas orang Banjar menyukainya. Karena saya berasa seperti bukan makan jengkol yang biasanya. Jengkol dicocol dengan lalaan, wajib kalian coba jika berkunjung ke Kota ini.
Harganya hanya Rp. 10.000,- 

Tumbuhan yang punya nama latin archidendron pauciflorum ini, memang berasal dari Asia Tenggara ya. Dia termasuk suku polong-polongan. Jadi sebenernya jengkol yang kita makan itu adalah biji dari tumbuhan tersebut.

Masyarakat banjar mengenal jengkol dengan sebutan jaring. Jangan takut makan jaringya, karena ada sisi manfaat dari kudapan yang satu ini. Selain bisa mencegah diabetes, baik juga untuk kesehatan jantung.

Kandungan protein yang tinggi pada jengkol, membantu pembentukan jaringan dalam tubuh  Dia juga kaya zat besi. Sooo bisa mencegah dan mengatasi kurangnya sel darah merah dalam tubuh kita.

Eiiiitttsss... Tapi jangan berlebihan mengkonsumsinya yaaaa. Karena ada kandungan asam jengkol. Semacam asam amino  yang bisa menyebabkan djengkolism. Penumpukan kristal di saluran urin yang dikenal degan jengkolan. Selagi masih ada manfaatnya, nkmati aja.. asal secukupnyaaa yaaa.

Ibu Fatimah

Pembeli untuk dijual ke luar kota

bungkusan jengkol



 ------------------ Ceuceumeo ----------------
@nhaegerhana



 

3

Tentang Jakarta Dan Keterasingan

Posted by Nhae Gerhana on 6:54 AM in
Lampu-lampu jalan berpendaran, ketika malam mulai menempati tugasnya. Dari sudut jalanan Ibukota terlihat deretan bangunan kokoh menjulang tinggi menunjukan kekuasaannya. Mataku mulai menyapu satu persatu kendaraan yang berlalu lalang tak ada habisnya. Suara bising dan orang asing melintas tiada batas.

"Aaah Jakarta, sudah genap 5 tahun aku menitipkan sebagian kehidupanku disini." hatiku berbisik pelan. 

Tanggal 1April 2012, menjadi tanggal bersejarah dalam kehidupan baruku. Dimana keputusan besar, dengan mantap untuk hijrah meninggalkan kota kelahiranku..Yaaahh..Bandung.

Ingatanku menerawang, mengingat keraguan yang pernah bersemayam kala itu. Apakah aku harus mengambil pekerjaan ini, dengan resiko kontrak selama 5 tahun??
Apakah aku sanggup melewati 5 tahun dalam sebuah ikatan kerja di Ibu Kota??
Apa mungkin, rentetan tanggung jawabku di Kota asal, bisa aku selesaikan dengan berpindah??

Ternyata semua keraguan, kekhawatiran, keresahan, dan kecemasan hanyut ketika kita berpasrah dan yakin kepada Allah SWT.

Terngiang suara Bunda yang menyadarkan sekaligus memompa semangatku..
 "Keraguan adalah awal dari kegagalan.. Jangan takut, karena ada Allah..Bukankah ini impianmu dari dulu?? Allah sudah kasih, jangan sia-siakan. Ambilah kesempatan ini." Dengan nada lembut namun ada ketegasan sambil menatapku penuh keyakinan.

Bunda memang benar. Jakarta menjadi kota impianku. Pada kota yang memiliki gedung pencakar langit terbanyak ini, aku menaruh harapan masa depan, sejak dulu. Tak peduli betapa panas, dan padatnya jumlah penduduk yang menempati Kota ini. Jakarta tetap memikat ketika kutatap kembali dengan lekat. 

Sampai akhirnya,waktu punya cara yang unik untuk menjawab semua keraguan, kecemasan yang singgah kala itu. 5 tahun sudah berlalu, banyak cerita dan kenangan bertalu.

Tapi sayangnya.. 5 tahun bersama, aku masih belum mengenalmu dengan akrab.
Mungkin karena kondisi pekerjaan yang membuatku selalu meninggalkan hiruk pikuk disini. Terbang berkunjung pada anak-anak kota lainnya. Membuatku terhindar dari gemerlap Ibukota. Hari-hariku banyak berjalan di luar pulau dengan segala keindahannya.

Kemudian aku teringat pada sebuah karya tulisan Seno Gumira, dalam bukunya affair - Obrolan Tentang Jakarta. Dalam bukunya, kita akan terbawa dengan suasana Jakarta yang dipuji sekaligus dicaci. Keresahan kaum intelektual di tengah absurditas Jakarta melalui eksistensi manusia. Kegermelapan Jakarta adalah cermin kepahitan yang gagal karena kegermelapan Jakarta tidak mencerminkan kegermelapan jiwa warga kota.

Apa iya, dalam potret kisah Jakarta, di dalamnya terdapat jiwa yang kosong?? Disaat Para pengembara terus berusaha dalam pencarian masa depan.

Jakarta memberikan warna baru dalam ceritaku. Karena bagaimanapun, aku adalah bagian dari Kota ini.. Meskipun masih terasing, dalam perjalanan coretan ceritaku tak pernah kuambil pusing. 

Seperti pesan Bunda, "Dimanapun berada, ada Allah yang teramat dekat" 
Jadi apa yang dikhawatirkan selama kita punya keyakinan. 

Selamat 5 tahun di Ibu Kota, dengan sejuta cerita. :)











------- Ceuceumeo ------

Jakarta, 11092017

@nhaegerhana





Tulisan untuk #1minggu1cerita


0

Raisa.. Lebih Dari Sekedar Patah Hati Nasional

Posted by Nhae Gerhana on 2:42 AM in
Siang itu, jalanan Kota Bandung begitu macet.. Terutama di jalan Pasteur menuju Gerbang Tol. Aah tentu saja.. saat itu adalah long weekend. Hari setelah perayaan Idul Adha kemarin. 

Soo.. yang namanya macet udah gak diragukan lagi deh..  
Tepatnya hari Minggu, tanggal 3 September 2017, saya harus kembali ke Ibu kota untuk mencari sesuap nasi dan mengais rezeki.. *Tsaaaahhh

Eittss tunggu dulu.. itu bukan hanya sekedar tanggal biasa.. Karena bertepatan dengan bulan Dzulhijjah. Salah satu bulan haram, yang penuh kemuliaan. Dimana umat islam di seluruh penjuru dunia melaksanakan rukun islam yang ke lima. Yaitu Naik Haji.

Saya pun teringat kajian dari Ustadz Khalid Basalamah. Beliau juga menyampaikan, bahwa 10 hari pertama di bulan ini, tak kalah luar biasa dengan 10 hari terakhir pada bulan Ramadhan. Banyak pahala yang Allah berikan, Rugi jika kita menyia-nyiakannya.Untuk itu, sebaiknya kita melakukan jual beli karena Allah pada salah satu bulan spesial ini. 

Saking baik dan mulia nya bulan tersebut, tak heran banyak moment bahagia tercurah, dan terekam pada bulan Dzulhijjah. Salah satunya adalah pernikahan.. Ehhhmmm mulai baper..hehe....=D

Sambil menembus padatnya antrian kendaraan beroda 4, Instagram menjadi solusi melihat berita terkini. Lalu munculah berbagai gambar dengan hashtag #HariPatahHatiNasionalJilid2. 

Yaaah gambar tidak lain dan tidak bukan adalah pernikahan sodara saya Raisa dan Hamish =P

Bahkaan, sampai detik ini, foto-foto mereka masih membanjiri di explore IG.




Pasangan yang sukses bikin baper para Netizen udah syaaahh pemirsaaah.. Sayapun tak mau ketinggalan berita. Hampir semua foto, video lengkap saya tonton sampai khatam.. Mungkin kalian juga melakukan hal yang sama seperti saya bukan? hahaha =P

Cerita perjalanan mereka masih mencuri perhatian. Bahkan hampir 6 hari berlalu berita terkini soal pasangan paling fenomenal tahun ini pun tetap jadi sorotan. Dan yang gak kalah drama, sekarang lahirlah hashtag baru yang membuat ngakak sambil kezel bacanya. 

Hmmmm.. hashtag #HamishRaisaSatuAtap. Postingan lucu netizen di twitter yang menggambarkan kehidupan mereka setelah berumah tangga sukses membuat perut berasa dikocok setelah membacanya.


Okeeii..kita kembali ke 6 hari yang lalu.. Dimana sepasang kekasih telah Sah dimata Allah SWT. Ketika ijab Kabul terlontar dalam satu tarikan nafas dari seorang pria bernama Hamish Daud Wylie.

Ada aura cinta, ketulusan, kasih sayang yang terpancar. Dari mulai proses lamaran, siraman, pengajian, sampai pernikahan. Tanpa drama yang dibuat-buat, sangat terkesan natural dan elegant ala Raisa.

Saya bukan fans dari mereka berdua. Saya juga bukan followers instagram mereka. Tapi niat kekepoan untuk stalking tak ada habisnya..hehe.. Seperti terbius oleh kesempurnaan cinta yang mereka pancarkan. 

Tentu saja saya mengagumi sosok Raisa. Kecantikan alami yang terpancar dari wajahnya. Kesederhanaannya ketika tampil di atas panggung. Suara emas, dan kepiawaiannya memainkan alat musik menjadi nilai tambah kecantikan paripurna yang dimiliki wanita kelahiran 6 Juni 1990 ini.

Sepak terjangnya di dunia entertaint menghasilkan prestasi bukan sensasi. Ditambah dengan memiliki keluarga yang begitu harmonis, menambah point plus pelantun lagu Mantan terindah ini.  

Daaan sekarang, kenyataan membuktikan gadis berdarah sunda ini telah memiliki parter dunia akhiratnya.

Yaaahhh..Hamish Daud Wylie.. Sosok pria pecinta alam, humoris, romantis, ganteng pastinya =P, dengan segudang prestasi yang pernah ia toreh.

Mereka telah menyihir siapa saja yang melihat moment bahagia itu. Sorot mata cinta yang tulus dari keduanya. Apalagi tatapan Hamish yang tertangkap kamera ketika menatap wajah istrinya.. Aaahhhh ini  sih masih setetes yang bikin Baper pemirsah..wkwkw..

Saking sukanya liat semua moment kisah kasih mereka di medsos, sampe kebawa mimpi jadi temen akrab Bang Hamish en Yaya.. Duh.. terpoteq hati aku Bwaaang.. 😂😂

Semoga kalian sakinah mawahdah warohmah.. Dapet anak soleh-solehah yaah.. Aamiin.. 🙏💑

Saya gak perlu ceritakan gambar, video pernikahan mereka lagi. Kerena mungkin kalian juga udah sama-sama melihat dan merasakan hal yang sama. Bahkan kalian lebih dalam risetnya..iyaa kaan? hahaa.. Eeeaaa baper nasional niyeeee..

Apalagi membahas soal nilai mas kawin yang ratusan juta itu. Dan juga gaun-gaun rancangan designer kelas dunia yang harganya puluhan juta. Karena itu adalah hak dan wilayah mereka. Siapa saja, jika mampu dan sesuai dengan keadaan dan kemampuannya tak masalah bukan????

Banyak orang menilai mereka pasangan meant to be dan pasangan sempurna. Hal itulah yang berdampak patah hati atau entah semacam iri para netizen..jones..dan warganet lainnya...Jleeb..


Tapi bagi saya, patah hati yang sesungguhnya adalah ..
Ini saudaraa-saudaraaaa..




Ketika sesosok Ayah, melepaskan putri kesayangannya untuk menjalankan kehidupan barunya dengan pria tambatan hati. 
Ketika kalimat haru yang menyentuh diucapkan oleh seorang Ayah..
Ketika Raut wajah kehilangan terpancar dari senyum manisseorang Ayah

Kalimat sejuk saat prosesi siraman dari Bapak Allan N. Rachman inilah, yang membawa perasaan....

"Nggak banyak yang tahu di sini bahwa saya memanggil anak saya ini. Saya memanggil anak saya Permata Hati Ayah. Ayah dan Ibu berpesan, iringi langkahmu dengan cinta. 
Nanti dampingi suamimu dengan cinta juga. Belailah anak-anak Yaya dan cucu-cucu Yaya cinta kelak dengan cinta. Dengan cinta itu Yaya nanti akan sadar, bahwa Yaya menghadirkan Yang Maha Penyayang yaitu Allah SWT ke dalam seluruh kehidupan Yaya." ucapan Ayah Raisa dengan nada haru yang saya lihat dari video unggahan Bridestory.



Itulah kata Baper yang sebenarnya bagi saya. 
Bukan hanya karena Raisa
Bukan karena siapa pasangannya. 
Bukan karena kemewahan pestanya
Bukan Karena sempurna hidupnya

Tapi karena kehadiran sosok Ayah yang sangaaaat penyayang, bijaksana dengaan kata-kata amanah pada putrinya.

Sementara, saya disini merindukan sosok tersebut. 
Sosok yang sudah tenang di surga. 
Sosok yang selalu saya rapalkan dalam doa setiap waktu..

Membayangkan nanti, tak ada kehadiran Pahlawan dalam hari besar bersejarah dalam serial kehidupan saya. 

Patah hati yang sesunggunya adalah..
Ketika melihat seorang Ayah, bersalaman dengan calon mempelai pria. 
Menitipkan putrinya pada seorang calon imam dunia akhirat, dengan tujuan untuk mencari ridha Allah.. 
Sementara disini..
Membayangkan beliau hanya bisa tersenyum dari kejauhan..

Raga tak saling jumpa..
Hanya rindu dalam balutan sebait doa

Aah Raisa.. You make me jelous :(
Dan saya pun menjadi bagian dari Patah Hati yang lebih dari sekedar Patah Hati Nasional.





Note : Pict by Bridestory

---------- Ceuceumeo --------

Jakarta, 090917
@nhaegerhana

0

Ah Masih Kamu

Posted by Nhae Gerhana on 9:25 AM in
Cerita itu kamu..
Ketika berjejalan aksara
Kurangkai dalam doa.

Bisaku..
menitipkan kata pada pena.
Mampuku..
Berbisik pada bumi.
Caraku..
Menengadah mengetuk langit.





0

Paham

Posted by Nhae Gerhana on 9:14 AM in ,


Seiring waktu semua akan terasa lucu bukan..?

Dulu, saat kuijinkan namamu ada didalam coretan skenario hidupku..
Naskahku penuh dengan namamu.

Kertas putih dipenuhi tinta hitam syair tentangmu.

Ada goresan tawa, duka, dan luka yang terangkai kala itu.
Kini.. coretan tentangmu  telah memudar..
Mengikuti jejak sang waktu yang terus berputar..

Setelah kau pergi hilang tanpa kabar

Sudahlah..
Lupakan tautan hati yang dulu pernah beriringan.
Membakar mimpi yang kekeringan
Menyisakan tumpahan air mata kesedihan


Yaahh..
Rintik hujan telah membuat lembaran kertas itu basah.
Mengakhiri semua kisah.

Tak perlu langkahmu beringsut pulang
Karena rasaku telah hilang..


Pergilah.. untuk apa kau datang..


Paham ..







- Februari 2017 -




------------------- Ceuceumeo -----------------------

IG : @nhaegerhana

-



Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive | Free Blogger Templates created by The Blog Templates